Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran Polresta Banyuwangi dengan melibatkan satuan fungsi terkait, sebagai langkah preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan berlubang, terutama pada jam-jam rawan dan cuaca ekstrem.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam upaya perlindungan dan pelayanan keselamatan.
“Gerakan tambal lubang ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat. Jalan berlubang berpotensi menimbulkan kecelakaan, sehingga kami berupaya melakukan langkah cepat dan preventif untuk meminimalisir risiko tersebut,” ujar Kapolresta.
Kapolresta Banyuwangi menegaskan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan tindakan responsif, prediktif, dan humanis dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Polri hadir tidak hanya saat terjadi pelanggaran atau kecelakaan, tetapi juga sebelum hal itu terjadi. Ini bagian dari upaya pencegahan dan kepedulian kami terhadap pengguna jalan,” tambahnya.
Selain melakukan penambalan jalan berlubang, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Polresta Banyuwangi berharap melalui gerakan ini dapat tercipta situasi lalu lintas yang lebih aman, nyaman, dan tertib. (***)
Hms
0 Comments:
Posting Komentar