Breaking News
Nasional
Respon News
  • Beranda
  • Nasional
  • Ragam
  • Hiburan
  • Dokumentasi
  • YouTube
Home / Nasional / Ketua PWI Ngawi Tolak Black Campaign Jelang Pemilu 2024

Ketua PWI Ngawi Tolak Black Campaign Jelang Pemilu 2024

Nasional
NGAWI, Responnews.net -  Menjelang Pemilu 2024, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kundari Pri Susanti bersikap tegas dan menolak adanya black campaign (kampanye hitam) dan penyeberan berita bohong.

Kampanye dalam Pemilu biasanya akan berisi pemaparan visi misi calon dalam sebuah perhelatan politik. 

Namun, masih ada juga trik yang dilakukan oknum politikus untuk menyerang lawan politiknya dengan melakukan kampanye gelap atau black campaign. 

"Black campaign merupakan model kampanye dengan cara membuat suatu isu atau gosip yang ditujukan kepada pihak lawan, tanpa didukung fakta atau bukti yang jelas (fitnah)," terang Ketua PWI Ngawi yang biasa dipanggil Ari

Kampanye hitam merupakan tindakan menuding pihak lawan dengan tuduhan palsu yang belum terbukti, atau bisa juga melalui hal-hal yang tidak relevan terkait kapasitasnya sebagai pemimpin, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat

"Black campaign dan berita bohong (Hoaks) sangat berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat, karena belum terbukti kebenarannya dan bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat," terang Ketua PWI Ngawi,Jumat (19/1).

Black Campaign jelas bertentangan dengan isi deklarasi Pemilu damai yang sudah diselenggarakan oleh oleh seluruh elemen masyarakat, sehingga kampanye hitam harus ditolak.

"Black campaign itu harus dilawan, harus ditolak," lanjut Ari

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya warga Kabupaten Ngawi agar tidak mudah percaya dengan kabar ataupun ajakan baik secara langsung maupun melalui selebaran yang belum tentu kebenarannya.

Sebagai Ketua PWI Kabupaten Ngawi, Ari meminta agar dalam melaksanakan kampanye dengan cara yang lebih bijaksana sesuai aturan dan ketentuan yang ada.

“Kami para awak media berharap masyarakat harus bijaksana dan cerdas dalam menghadapi fenomena maraknya berita bohong, terutama di tahun politik ini," terang Ari

Ia juga berpesan harus ada filtrasi dalam menerima informasi. Check dan recheck penting dilakukan untuk mengetahui validitas kebenaran dari informasi tersebut.

Sebagai awak media, Ari berpesan seyogyanya media menyajikan berita yang menyejukkan dan bukan memecah belah persatuan dan kesatuan.

“Selain sangat mencederai demokrasi kita, hal ini dapat menjadi pemecah belah persatuan dan kesatuan Karena jika ikut arus kampanye hitam, bisa jadi masyarakat yang akan dirugikan,” ulasnya. (*)

Hms/budi
Facebook Twitter Google Plus

Redaksi

Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA.

RELATED POSTS

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar ( Atom )
Ikuti Kami dari Email

Sign up for our newsletter, and well send you news and tutorials on web design, coding, business, and more! You'll also receive these great gifts:

BERITA TERBARU

Semangat Berbagi Ramadhan, GM FKPPI Banyuwangi Bagikan Ratusan Takjil Gratis kepada Pengguna Jalan

Redaksi- Maret 10, 2026

BERITA UTAMA

  • FERADI WPI Serahkan Sertifikat PKPA-UPA kepada Dosen Hukum UNKAHA dalam Kegiatan Buka Puasa
    SEMARANG, Responnews.net – Penyerahan piagam penghargaan serta sertifikat Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Pr...
  • Warga Binaan Lapas Banyuwangi Rampungkan Al-Qur'an Raksasa, Kini Digunakan Rutin untuk Tadarus
    BANYUWANGI, Responnews.net – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menorehkan prestasi gemilang dalam program pem...
  • Demokrat Banyuwangi Panaskan Mesin Politik, Michael Edy Hariyanto Siap Bidik DPR RI 2029
    BANYUWANGI, Responnews.net - Dinamika politik menuju Pemilu 2029 mulai terasa di Banyuwangi. Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwan...

Arsip

Terjemahan

Tentang Kami

Tentang Kami
Arus berita dikanal utama kini berkembang dengan cepat, dengan berbagai jenis karakter media. Kini telah hadir Media Online Respon News, dengan membawa prinsip media yang Informatif dan Berimbang. Menyampaikan informasi secara Lokal dan Nasional, Respon News berusaha memenuhi kebutuhan pambaca akan informasi global.
Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA

Kode Etik Jurnalistik

  • Kode Etik Jurnalistik

Redaksi

  • Susunan Redaksi

Label

  • Nasional ( 5660 )
  • ragam ( 734 )
  • Hiburan ( 58 )
  • news ( 19 )

Pilihan

  • FERADI WPI Serahkan Sertifikat PKPA-UPA kepada Dosen Hukum UNKAHA dalam Kegiatan Buka Puasa
    SEMARANG, Responnews.net – Penyerahan piagam penghargaan serta sertifikat Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Pr...
  • Warga Binaan Lapas Banyuwangi Rampungkan Al-Qur'an Raksasa, Kini Digunakan Rutin untuk Tadarus
    BANYUWANGI, Responnews.net – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menorehkan prestasi gemilang dalam program pem...
  • Demokrat Banyuwangi Panaskan Mesin Politik, Michael Edy Hariyanto Siap Bidik DPR RI 2029
    BANYUWANGI, Responnews.net - Dinamika politik menuju Pemilu 2029 mulai terasa di Banyuwangi. Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwan...
Distributed By Gooyaabi Templates
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Layanan