Banyuwangi, Responnews.net - Dalam rangka kegiatan untuk peningkatan dan pemahaman serta pengetahuan masyarakat dalam menangkal faham-faham intoleransi yang dapat menimbulkan permasalahan baru. intoleransi adalah sikap abai atau rasa ketidakpedulian terhadap eksistensi orang lain, sebagaimana dijelaskan dalam buku bertajuk bagaimana menghancurkan pikiran-pikiran negatif dan menjadi pribadi positif serta bahagia.
Kegiatan yang di gagas oleh Polisi Perairan dan udara (Polairud) Polresta Banyuwangi pada tanggal 23/9 pada pukul 08.00 WIB-Selesai bertempat di area pesisir pantai selogiri dalam upaya menangkal penyebaran paham radikalisme. Dengan cara gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, seperti yang dilakukan kepada warga pesisir yang ada di Kecamatan Kalipuro
Sosialisasi pencegahan penyebaran faham-faham radikalisme yang dilakukan oleh Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Masyhur Ade, S.I.K,. M.H. bersama Kasubnit Binmasair dan anggota.
Masyhur menjelaskan selain melakukan sosialisasi tentang menangkap faham-faham radikalisme, kegiatan juga memberikan 10 alat keselamatan berupa lifejacket, masker, sembako dan memberikan sarung serta bendera merah putih kepada masyarakat nelayan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat nelayan tentang bahaya terorisme dan kelompok radikal dalam kaitannya dengan organisasi ekstrim yang memanfaatkan berbagai cara seperti menyalahgunakan ajaran agama, politik, dan organisasi kemasyarakatan untuk mencapai tujuan mereka.”ungkap Masyhur Ade.
Sementara Kasubnit Binmasair Aiptu I Gede Eka D menyampaikan “Dengan Adanya sosialisasi ini diharapkan akan memberikan pengetahuan kepada masyarakat nelayan untuk menolak faham Radikalisme dan anti Pancasila serta peduli menjaga keamanan masyarakat diwilayah masing-masing,” pungkasnya
Tribudi/hms
0 Comments:
Posting Komentar