Kode Etik Jurnalistik

Redaksi

PW FRN DPW Banyuwangi Tegaskan Satu Komando, Ketua Instruksikan Soliditas Jurnalis Awali 2026


BANYUWANGI, Responnews.net – Ketua Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) DPW Banyuwangi, Agus Samiaji, menegaskan komitmen satu komando, solid dan kompak kepada seluruh jajaran pengurus serta anggota dalam menjalankan tugas jurnalistik sepanjang tahun 2026.


Penegasan tersebut disampaikan Agus Samiaji saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) PW FRN DPW Banyuwangi yang digelar di Kantor FRN Banyuwangi, Senin (5/1/2026) siang, sebagai langkah strategis mengawali aktivitas organisasi di tahun baru.


Agenda Rakor tersebut, PW FRN DPW Banyuwangi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja tahun 2025, sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program prioritas di tahun 2026.


Salah satu hasil penting Rakor adalah lahirnya program baru bertajuk “SEDULUR PW FRN BANYUWANGI”, sebuah gagasan strategis yang bertujuan membuka ruang kolaborasi dan kebersamaan antar jurnalis, khususnya bagi rekan-rekan seprofesi yang belum tergabung dalam organisasi.


Program ini diharapkan mampu memperluas jaringan PW FRN hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, sekaligus memperkuat eksistensi jurnalis lokal yang profesional, beretika, dan berintegritas.


“PW FRN Banyuwangi harus menjadi rumah besar bagi jurnalis. Kita buka ruang seluas-luasnya untuk bersedulur, berkolaborasi, dan membangun kekuatan jurnalistik yang sehat,” ujar Agus Samiaji.


Agus Samiaji juga menekankan pentingnya optimalisasi slogan PW FRN, yakni Counter Berita Polri, sebagai bentuk dukungan terhadap penyampaian informasi yang berimbang, faktual, dan bertanggung jawab.


Menurutnya, jurnalis yang tergabung dalam PW FRN Banyuwangi harus mampu menjadi penyeimbang opini publik, sekaligus mitra strategis dalam menyampaikan kinerja dan prestasi Polri secara objektif.


“Counter Berita Polri bukan berarti membela secara membabi buta, tetapi menghadirkan berita yang berimbang, berdasarkan fakta dan data jurnalistik,” jelasnya.


Dalam Rakor tersebut, juga disinggung terkait munculnya organisasi baru yang diduga menggunakan logo PW FRN tanpa izin. Menyikapi hal itu, Ketua PW FRN DPW Banyuwangi meminta seluruh pengurus dan anggota tetap solid, tidak terprovokasi, dan satu komando di bawah organisasi resmi.


“PW FRN Banyuwangi ini satu komando. Jangan bergerak sendiri-sendiri. Semua sikap dan langkah organisasi harus terkoordinasi,” tegas Agus Samiaji.


Ia menegaskan bahwa PW FRN DPW Banyuwangi berkomitmen menjaga marwah organisasi, serta akan mengambil langkah sesuai mekanisme organisasi dan aturan hukum yang berlaku bila diperlukan.


Melalui Rakor awal tahun ini, PW FRN DPW Banyuwangi meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga profesionalisme, etika jurnalistik, serta solidaritas antaranggota, demi menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas dan dipercaya publik.


Dengan semangat “PW FRN DPW Banyuwangi Satu Komando”, organisasi ini optimistis mampu menghadapi tantangan dunia pers di era digital yang semakin dinamis.


 (rag)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar