BANYUWANGI, Responnews.net — Suasana haru tak terbendung dalam acara pisah sambut Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Banyuwangi, dari Kompol Komang Yogi Wiguna, S.I.K., S.H., M.H., kepada Kompol Lanang Teguh Pambudi, S.I.K., M.H., Momen tersebut menjadi saksi bahwa kebersamaan dan persaudaraan di tubuh Reskrim Polresta Banyuwangi terbangun bukan hanya oleh tugas, tetapi juga oleh rasa saling memiliki.
Acara yang dihadiri seluruh Kanit Reskrim Polsek jajaran, Kanit Reskrim Polresta Banyuwangi, serta seluruh anggota Satreskrim Polresta Banyuwangi itu berlangsung dalam suasana penuh kehangatan. Satu per satu anggota menyampaikan salam perpisahan, berjabat tangan, bahkan memeluk Kompol Komang Yogi Wiguna sebagai ungkapan terima kasih dan rasa hormat atas kepemimpinan yang telah dijalani bersama.
Dalam momen penuh emosi, Kompol Komang Yogi Wiguna tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. Ia menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran Reskrim atas loyalitas, kebersamaan, dan kerja keras yang terbangun selama ini. Ia mengenang hari-hari panjang di lapangan, penanganan perkara yang menuntut keteguhan, serta dukungan moril anggota yang selalu hadir dalam setiap langkah pengabdian.
“Reskrim Polresta Banyuwangi bukan hanya tempat saya bertugas, tetapi sudah menjadi rumah dan keluarga,” ucapnya dengan nada penuh ketulusan. Selasa malam (20/01/2026).
Ia juga memohon maaf atas segala kekhilafan selama memimpin dan memohon doa agar amanah di tempat tugas yang baru dapat dijalani dengan baik.
Sementara itu, Kompol Lanang Teguh Pambudi menerima tongkat estafet kepemimpinan dengan penuh rasa hormat. Ia menjabat tangan pendahulunya erat, disertai pelukan sebagai simbol kesinambungan dan persaudaraan.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan komitmen untuk menjaga dan melanjutkan nilai-nilai kebersamaan, ketegasan, serta pendekatan humanis yang telah tertanam kuat di Satreskrim Polresta Banyuwangi.
Acara ditutup dengan foto bersama seluruh jajaran Reskrim Polresta Banyuwangi. Senyum, mata berkaca-kaca, dan tepuk tangan menjadi satu, mengabadikan momen perpisahan sekaligus awal perjalanan baru.
Pergantian jabatan ini bukan sekadar rotasi tugas, melainkan kisah tentang ikatan, pengabdian, dan doa yang terus menyertai langkah setiap insan Bhayangkara.
Tim
Tidak ada komentar:
Posting Komentar