Breaking News
Nasional
Respon News
  • Beranda
  • Nasional
  • Ragam
  • Hiburan
  • Dokumentasi
  • YouTube
Home / ragam / Aktivis, Ormas dan LSM Banyuwangi Beri Dukungan terhadap Revisi UU TNI di Tengah Penolakan Publik

Aktivis, Ormas dan LSM Banyuwangi Beri Dukungan terhadap Revisi UU TNI di Tengah Penolakan Publik

ragam
Banyuwangi, Responnews.net - Di tengah gelombang penolakan terhadap revisi Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI), sejumlah aktivis di Banyuwangi justru menyatakan dukungannya.

Hal ini disampaikan setelah mereka menggelar hearing dengan Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, di Makodim setempat pada Kamis (27/3/2025), yang menegaskan bahwa perubahan aturan ini bertujuan memperkuat profesionalisme prajurit, bukan menghidupkan kembali Dwifungsi ABRI.

“Awalnya kami bingung banyak penolakan
di sejumlah kota besar, termasuk Banyuwangi, Tetapi setelah mendapatkan penjelasan dari Dandim Letkol Arh Joko Sukoyo, membuat kami paham. Apa yang dikhawatirkan adik adik mahasiswa tentang adanya dwifungsi ABRI dalam Revisi UU TNI itu tidak kita temukan,” kata Yunus salah satu aktivis kontroversial di Banyuwangi.

"Untuk itu, kami Aktivis Banyuwangi mendukung RUU TNI,” serunya yang dideklarasikan bersama-sama oleh sejumlah aktivis lainnya.

Perlu diketahui tiga poin utama dalam revisi UU TNI. Dalam Pasal 7 mengalami revisi dengan penambahan dua tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yakni menanggulangi ancaman siber serta melindungi dan menyelamatkan warga negara serta kepentingan nasional di luar negeri.

Perubahan lainnya terjadi pada Pasal 47, yang memperluas daftar kementerian dan lembaga yang dapat diisi oleh perwira aktif TNI, dari 10 menjadi 14 lembaga, termasuk Kejaksaan Republik Indonesia dan Mahkamah Agung. Adapun Pasal 53 mengatur batas usia pensiun personel TNI, yang kini bervariasi tergantung pangkat, dengan maksimal 63 tahun bagi perwira tinggi bintang 4.

Dandim menegaskan bahwa aturan baru ini justru memperkuat supremasi sipil dan profesionalisme prajurit. “Setelah berdiskusi, rekan-rekan aktivis memahami bahwa tidak ada unsur Dwifungsi ABRI dalam revisi ini. Kami hanya diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dengan payung hukum yang jelas,” ujar Joko Sukoyo.

Dengan adanya dialog ini, diharapkan berbagai pihak dapat memahami revisi UU TNI secara lebih komprehensif dan menghindari kesalahpahaman yang berpotensi memicu ketegangan sosial. la juga berharap situasi di Banyuwangi tetap kondusif, tanpa ada perpecahan di antara sesama anak bangsa.

"Mudah-mudahan Banyuwangi selalu kondusif, Banyuwangi aman, tidak ada lagi diantara kita anak bangsa untuk saling mencaci maki, saling merendahkan. Karena kita sama-sama adalah regenerasi atau generasi yang harus bisa membangun Banyuwangi bersama- sama,” pungkasnya .

Pendim
Facebook Twitter Google Plus

Redaksi

Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA.

RELATED POSTS

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar ( Atom )
Ikuti Kami dari Email

Sign up for our newsletter, and well send you news and tutorials on web design, coding, business, and more! You'll also receive these great gifts:

BERITA TERBARU

Ika Yusanti Tinjau Langsung Lapas Banyuwangi, Jamin Layanan Kunjungan Lebaran Nyaman dan Aman bagi Keluarga Warga Binaan

Redaksi- Maret 24, 2026

BERITA UTAMA

  • Kado Kedamaian di Hari Suci: 5 Warga Binaan Hindu Lapas Banyuwangi Terima Remisi Nyepi
    BANYUWANGI, Responnews.net - Keheningan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 membawa berkah tersendiri bagi warga binaan di Lem...
  • Ketua PW-FRN DPC Banyuwangi Angkat Bicara: Ada Apa di Balik “Hilangnya” Gas Melon Jelang Idulfitri?
    BANYUWANGI, Responnews.net – Menjelang Hari Raya Idulfitri, ketika kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok meningkat tajam, j...
  • Transformasi SAE Paswangi, Ses Itjen Kemenimipas Dorong Optimalisasi Lahan Demi Kemandirian Warga Binaan
    BANYUWANGI, Responnews.net - Sekretaris Inspektorat Jenderal (Ses Itjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas),...

Arsip

Terjemahan

Tentang Kami

Tentang Kami
Arus berita dikanal utama kini berkembang dengan cepat, dengan berbagai jenis karakter media. Kini telah hadir Media Online Respon News, dengan membawa prinsip media yang Informatif dan Berimbang. Menyampaikan informasi secara Lokal dan Nasional, Respon News berusaha memenuhi kebutuhan pambaca akan informasi global.
Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA

Kode Etik Jurnalistik

  • Kode Etik Jurnalistik

Redaksi

  • Susunan Redaksi

Label

  • Nasional ( 5665 )
  • ragam ( 735 )
  • Hiburan ( 58 )
  • news ( 19 )

Pilihan

  • Kado Kedamaian di Hari Suci: 5 Warga Binaan Hindu Lapas Banyuwangi Terima Remisi Nyepi
    BANYUWANGI, Responnews.net - Keheningan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 membawa berkah tersendiri bagi warga binaan di Lem...
  • Ketua PW-FRN DPC Banyuwangi Angkat Bicara: Ada Apa di Balik “Hilangnya” Gas Melon Jelang Idulfitri?
    BANYUWANGI, Responnews.net – Menjelang Hari Raya Idulfitri, ketika kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok meningkat tajam, j...
  • Transformasi SAE Paswangi, Ses Itjen Kemenimipas Dorong Optimalisasi Lahan Demi Kemandirian Warga Binaan
    BANYUWANGI, Responnews.net - Sekretaris Inspektorat Jenderal (Ses Itjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas),...
Distributed By Gooyaabi Templates
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Layanan